Kajian Biaya Produksi Pelayanan Kesehatan di RSUD Panembahan Senopati

Selasa Pon, 1 Maret 2011 13:43 WIB ∼ 969

Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan GTZ dan AusAid serta dukungan teknis dari Oxford Policy Management (OPM), Universitas Gajah Mada dan Universitas Indonesia sedang melaksanakan Kajian Biaya Produksi Pelayanan (Costing Study) di Fasilitas Kesehatan di Indonesia dan akan dilaksanakan di 15 provinsi, 30 kabupaten, 237 puskesmas, 119 RSU Pemerintah dan 110 RSU Swasta, dimana Provinsi DI Yogyakarta terpilih sebagai salah satu sampel dalam kajian ini dan di provinsi DI Yogyakarta salah satunya di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Sesuai dengan surat dari Kementerian Kesehatan RI Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan No. PL.04.01/II/351/2011 tentang izin pelaksanaan Kajian Biaya Produksi Pelayanan Kesehatan di Indonesia. Sosialisasi Kajian Biaya Produksi Pelayanan Kesehatan di laksanakan Rabu (23/02) kemarin di Ruang Komite Medis RSUD Panembahan Senopati. Untuk pelaksanaan Costing Study sudah dimulai sejak bulan Oktober 2010 sampai dengan September 2011. Tujuan kajian ini adalah diperolehnya biaya produksi aktual kegiatan rawat inap dan rawat jalan dan diketahuinya determinan/faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kajian biaya ini. Manfaat yang akan diperoleh secara umum ialah dapat diketahuinya unit cost di institusi pelayanan masing-masing. Sedangkan manfaat secara khusus bagi RSUD adalah bisa mendapatkan anggaran yang lebih akurat untuk meminta subsidi Pemerintah Daerah dan mengusulkan perda tarif yang lebih rasional.