Pelatihan TB (TB DOTS) dan TB MDR Di RSUD Panembahan Senopati

Kamis Pahing, 15 Oktober 2015 21:21 WIB ∼ 3503

Foto Berita

Sambutan Direktur RSUD Panembahan Senopati dr. I Wayan Sudana, M.Kes

            Tuberkulosis atau TB masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang menjadi tantangan global. Pada tahun 1993, WHO telah menyatakan bahwa TB merupakan keadaan darurat dan pada tahun 1995 merekomendasikan strategi DOTS sebagai salah satu langkah yang paling efektf dan efisien dalam penanggulangan TB.

            Pelaksanaan DOTS di rumah sakit mempunyai daya ungkit dalam penemuan kasus (care detection rate, CDR), angka keberhasilan pengobatan (cure rate) dan angka keberhasilan rujukan (success referral rate). TB DOTS merupakan salah satu indikator mutu penerapan standar pelayanan rumah sakit. Fokus utama DOTS adalah penemuan dan penyembuhan pasien, prioritas diberikan kepada pasien TB tipe menular.

            Masalah TB secara umum diperparah dengan timbulnya masalah baru berupa MDR TB. Kebanyakan MDR TB terjadi karena kekurang patuhan dalam pengobatan TB. Deteksi awal MDR TB dan memulai terapi sedini mungkin merupakan factor penting untuk tercapainya keberhasilan terapi.

            Dengan semakin maraknya kasus – kasus tersebut, RSUD Panembahan Senopati harus terus meningkatkan kemampuan, baik SDM maupun penyediaan sarana prasarana. Peningkatan SDM bisa ditempuh dengan pelatihan.

            Berkaitan dengan hal tersebut, maka Bagian Pengembangan RSUD Panembahan Senopati Bantul mengadakan Pelatihan TB (TB DOTS) dan TB MDR. Pelatihan ini diadakan pada hari senin 12 Oktober 2015 di Aula B lantai 2 RSUD Panembahan Senopati Bantul. Pelatihan dimulai pada pukul 08.00 WIB dan dibuka secara resmi oleh direktur RSUD Panembahan Senopati Bantul dr. I Wayan Sudana M.Kes. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi oleh 5 dokter sebagai narasumber yaitu : (1) dr. Sri Wahyu Joko Santoso ; (2) dr. Anjani Woerjandari, M.Kes ; (3) dr. Alexander Prasudi, M.Kes ; (4) dr. Tri Wijaya ; (5) dr. Yuni Isati R, Sp.P.

            Materi yang diberikan adalah : (1) Program dan kebijakan pengendalian TB-TB MDR ; (2) Penemuan dan pengobatan pasien TB Dewasa ; (3) Penemuan dan pengobatan pasien TB Anak (4) Penemuan dan pengobatan pasien TB MDR ; (5) KIE P2TB ; (6) PPI dalam pelayanan TB di Rumah Sakit ; dan (7) Pencatatan dan pelaporan TB-TB MDR (Pengisian Formulir). Pelatihan berakhir dan ditutup dengan do’a pada pukul 17.00 WIB. (Bawono)