In House Training Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP)

Sabtu Pahing, 14 November 2015 08:55 WIB ∼ 3429

Foto Berita

Pemberian materi PMKP oleh Tim Dinamic Consultan Group

            Peningkatan mutu pelayanan kesehatan akan berpengaruh terhadap peningkatan keselamatan pasien. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1691 tentang keselamatan pasien di rumah sakit, arti keselamatan pasien rumah sakit adalah suatu sistem dimana rumah sakit membuat asuhan pasien lebih aman yang meliputi asesmen resiko, identifikasi dan pengelolaan hal yang berhubungan dengan risiko pasien, pelaporan insiden, kemampuan belajar dari insiden dan tindak lanjutnya serta implementasi solusi untuk meminimalkan timbulnya risiko dan mencegah terjadinya cedera yang disebabkan oleh kesalahan akibat melaksanakan suatu tindakan atau tidak mengambil tindakan yang seharusnya diambil.

            Karena pentingnya pemahaman dan implementasi dari Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) ini, maka sangat penting menyamakan persepsi tentang PMKP dan pelaksanaannya di rumah sakit. Terkait hal tersebut, maka Bagian Pengembangan RSUD Panembahan Senopati Bantul mengadakan In House Training PMKP pada hari Rabu dan Kamis, 11 s/d 12 November 2015 bertempat di Rumah Budaya Tembi, Jl. Parangtritis km 8,4 Sewon Bantul. Pesertanya berjumlah 40 orang yang terdiri dari Pejabat Struktural RSUD Panembahan Senopati, Komite PMKP, dan Komite Medis. Dalam In House Training PMKP ini Bagian Pengembangan bekerjasama dengan Dinamic Consultan Group.

            Setelah mengikuti In House Training PMKP ini diharapkan agar peserta mampu memahami peningkatan mutu secara keseluruhan dan dapat mengurangi risiko terhadap pasien dan staf baik dalam proses asuhan klinis maupun lingkungan fisik. Selain itu diharapkan pula agar para peserta secara khusus memahami tentang : (1) Peran Direktur dalam Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien; (2) PMKP dalam Standar Akreditasi Rumah Sakit; (3) Penyusunan Program Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien; (4) Penetapan prioritas dalam Program PMKP; (5) Pemilihan dan penyusunan indikator mutu kunci; (6) Analisa dan validasi indikator mutu; (7) Manajemen risiko klinis dalam akreditasi rumah sakit; (8) PPK dan Chlinical Pathway sebagai dasar asuhan dan penghitngan unit cost; (9) Root cause analysis; (10) FMEA; dan (11) Pengukuran kinerja. (Bawono)