In House Training Penyusunan Panduan Praktek Klinik dan Clinical Pathway

Selasa Kliwon, 1 November 2016 08:34 WIB ∼ 1929

Foto Berita

      Undang-undang praktek kedokteran mengamanatkan kepada pemberi pelayanan kedokteran untuk melaksanakan pelayanan dengan kendali mutu serta kendali biaya. Untuk mencapai pelayanan yang bermutu diperlukan penataan klinis (clinical governance) yang menjamin pasien mendapatkan pelayanan yang bersifat kontinum (continum of care), dimana sejak pasien masuk ke rumah sakit semua yang akan diterima pasien sudah direncanakan secara baik, dilakukan sesuai prosedur dan dimonitor pelaksanaannya, dengan harapan outcome pelayanan akan menjadi baik dan terukur.

      Peraturan Menteri Kesehatan No 1438 tahun 2010 telah mengatur standar pelayanan yang harus dijadikan acuan dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan di Indonesia dalam bentuk PNPK (Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran) untuk tingkat nasional dan PPK (Panduan Praktik Klinis) untuk tingkat Rumah sakit.

     Pengendalian biaya pelayanan juga hanya dapat dijalankan bila semua proses pelayanan dapat distandarisasi serta direncanakan secara menyeluruh dan detail sejak awal. Gabungan dua hal, kendali mutu dan kendali biaya dikenal dengan clinical efectivenes yang merupakan pilar dari cilinical governance, yang apabila dipadukan dengan pelayanan berfokus pada pasien (patient centered care) serta dilakukan secara bersinambung maka akan menjadi alur klinik terpadu (clinical pathway) dimana akan menjadi kunci untuk masuk ke sisitim pembiayaan yang disebut sebagai DRG-Casemix (di Indonesia saat ini dikenal dengan INA - CBG).

     Atas dasar pentingnya berbagai hal tersebut bagi Rumah Sakit yang berkomitmen memberikan pelayanan paripurna, maka RSUD Panembahan Senopati Bantul melaksanakan In House Training Penyusunan Panduan Praktek Klinik dan Clinical Pathway yang dilaksanakan pada hari Sabtu 29 Oktober 2016, bertempat di Hotel Gallery Prawirotaman Yk. pukul 08.00 – 16.00  WIB.

       Acara tersebut diikuti oleh 50 karyawan-karyawati lintas profesi RSUD Panembahan Senopati Bantul yang terdiri dari Direktur  RS dan jajaran Direksi RS, Komite Medis, Staf Keperawatan Rumah sakit, dan Staf Profesional lainnya.

       Narasumber dalam In House Training ini adalah Dr. dr. Rizaldy Pinzon,M. Kes. Beliau adalah dokter spesialis saraf RS Bethesda Yogyakarta, pengajar epidemiologi dan pascasarjana UGM, pengajar FK UKDW, dan pengajar Fakultas Farmasi USD.

       Materi yang diberikan adalah tentang : (1) Implementasi Permenkes 1438 tahun 2010, pemahaman tentang PNPK, PPK, Guideline, Protokol,  Clinical  Pathway,  standing order. (2) Clinical Pathway sebagai Kendali Mutu dan Biaya. (3) Konsep Pembuatan  Panduan Praktek Klinik. (4) Konsep Pembuatan Clinical pathway & Komponen yang diperlukan dalam pembuatan CP.

        Diharapkan melalui In House Training ini peserta bisa memahami tentang Clinical  Pathway dan standar pelayanan secara konsep dan teknis, mampu menyusun format Clinical  Pathway untuk 10 diagnosis penyakit di RS masing-masing, memahami Permenkes 1438 tahun 2010 tentang standar Pelayanan Kedokteran baik konseptual maupun  teknis, memahami dan mampu menyusun Panduan Praktik Klinis (PPK) untuk masing masing profesi, memahami dan mampu mengintegrasikan PPK masing masing kedalam  Clinical Pathway (CP), serta memahami dan dapat menerapkan konsep Pelayanan Berfokus Pasien / Patient  Centered Care  (PCC)  dengan melaksanakan DPJP dan Manajer Pelayanan Pasien (MPP) / Case manager.