Pelantikan drg. Rini Setiyaningsih, MPH Sebagai Surveior Manajemen KARS

Kamis Kliwon, 12 Oktober 2017 11:07 WIB ∼ 385

Foto Berita

            RSUD Panembahan Senopati Bantul patut ikut berbangga hati. Pasalnya, Wadir Pelayanan dan Penunjang RSUD Panembahan Senopati Bantul, drg. Rr. Rini Setiyaningsih, MPH telah dilantik menjadi Surveior Manajemen KARS.

            Dalam apel pagi di RSUD Panembahan Senopati Bantul (11/10/2017), drg. Rini Setiyaningsih, MPH menceritakan sekilas perjuangannya dalam menempuh ujian seleksi hingga berhasil menjadi Surveior Manajemen KARS.

            Bertempat di Hotel JS Luwansa Jakarta (10/10/2017), pelantikan yang dilaksanakan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dipimpin langsung oleh Ketua Eksekutif KARS Dr.Sutoto, M.Kes. Total peserta pelantikan berjumlah 397 peserta yang terdiri dari  220 orang Surveior  dan 177 orang Pembimbing Akreditasi

            Beliau menyampaikan bahwa untuk menjadi Surveior Akreditasi perlu melalui beberapa tahapan. Sebelumnya beliau mengikuti pelatihan terlebih dahulu yang diselenggarakan oleh Kemenkes RI. Selanjutnya dari KARS meminta beliau untuk mengajukan lamaran sebagai Surveior Manajemen KARS. Beliau mendaftar dan melalui beberapa tahapan mulai dari seleksi administrasi. Setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi, beliau mengikuti pelatihan dari KARS, dilanjutkan dengan ujian kompetensi, magang di RSUP Persahabatan Jakarta, pembuatan laporan / tugas akhir sebagai calon surveior, hingga akhirnya dinyatakan lulus kompetensi sebagai Surveior Manajemen KARS.  

            “Terima kasih saya ucapkan kepada semua teman-teman atas segala dukungan dan do’a untuk saya sehingga saya bisa melalui berbagai tahapan ujian dan akhirnya lulus menjadi Surveior Manajemen KARS.” ungkap drg. Rini.

            “Oleh karena itu saya mengajak seluruh civitas hospitalia RSUD Panembahan Senopati Bantul sebagai pejuang mutu untuk bersama-sama mensukseskan reakreditasi 2018 dan raih sertifikat paripurna yang berbasis unit / instalasi dalam peningkatan mutu dan keselamatan pasien.” lanjut drg. Rini sekaligus menutup amanat apel pagi itu.