SARASEHAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA

Selasa Kliwon, 21 November 2017 13:04 WIB ∼ 278

Foto Berita

dr. I Nyoman Tritia, Sp. OG sedang memberikan materi dalam Sarasehan Kesehatan Reproduksi Remaja

Permasalahan remaja yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi sering kali berakar dari kurangnya informasi, pemahaman dan kesadaran untuk mencapai keadaan sehat secara reproduksi. Banyak sekali hal yang harus diperhatikan dan dipahami mulai dari perlunya pemeliharaan kebersihan alat reproduksi, pengetahuan mengenai proses-proses reproduksi, serta dampak dari perilaku yang tidak bertanggung jawab seperti kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi, dan penularan penyakit menular seksual termasuk HIV.

RSUD Panembahan Senopati Bantul selain mempunyai fungsi kuratif dan rehabilitatif, juga mempunyai fungsi promotif dan preventif. RSUD Panembahan Senopati Bantul berupaya melakukan pencegahan masalah dan penyakit yang berkaitan dengan organ reproduksi dimulai dari dasarnya yaitu meningkatkan pemahaman dan informasi yang benar terkait kesehatan reproduksi.

Oleh karena itu pada hari Sabtu, 18 November 2017 Unit PKRS RSUD Panembahan Senopati Bantul bekerjasama dengan Bagian Pengembangan mengadakan Sarasehan Kesehatan Reproduksi  Remaja. Acara ini bertempat di Aula B RSUD Panembahan Senopati Bantul dengan diikuti oleh 50-an peserta yang terdiri dari siswa-siswi dari 25 SMA / SMK di Kabupaten Bantul.

Acara yang diikuti dengan penuh antusias oleh para pesertanya ini diisi oleh 3 narasumber yaitu :

  1. Siti Rahayuningsih, S.H.,M.Hum (Kasub.Bag.Hukum Pemasaran dan Kemitraan RSUD Panembahan Senopati Bantul) yang menyampaikan tentang Informasi Pelayanan RSUD Panembahan Senopati Bantul;
  2. dr. I Nyoman Tritia, Sp.OG (dokter Poli Obsgyn RSUD Panembahan Senopati) yang memberikan materi terkait Reproduksi Yang Sehat dan Masalah-Masalah Reproduksi Pada Remaja serta Penanganannya dari Aspek Medis; dan
  3. Febriyanti Putri Khatulistiwa, S.H (Konsultan UNFPA untuk Proyek UNALA) yang memberikan materi tentang Kesehatan Reproduksi Remaja”You Decide, We Provide”).

Semoga kegiatan ini mampu memberikan sumbangsih bagi peserta yang merupakan remaja penerus bangsa agar mereka mendapatkan pengetahuan yang benar dari sumber yang tepat terkait kesehatan reproduksi, serta berharap agar para peserta termotivasi untuk senantiasa menjaga diri dari dampak buruk pergaulan bebas yang mengancam kesehatan reproduksi yang merupakan awal kehancuran diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan bangsa. (Bawono)