Bantul – RSUD Panembahan Senopati Bantul bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (PERDATIN) DIY serta Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif FKKMK Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Temu Jejaring Ambulans Perujuk dan Workshop Kegawatdaruratan Pra-Rujukan di Aula Pemda II Kabupaten Bantul, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan ini diikuti sekitar 80 driver dan relawan ambulans dari berbagai organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Bantul yang menjadi mitra RSUD Panembahan Senopati. Selain menjadi ajang evaluasi sistem rujukan, workshop ini bertujuan meningkatkan kompetensi peserta dalam memberikan pertolongan pertama kepada pasien sebelum mendapatkan penanganan di rumah sakit.
Direktur RSUD Panembahan Senopati, dr. Athobari, MPH., Sp.MK, mengatakan bahwa penguatan kapasitas jejaring ambulans merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kegawatdaruratan, khususnya pada fase pra-rujukan.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi Bantuan Hidup Dasar (BHD), stabilisasi pasien sebelum dirujuk, keselamatan armada ambulans, serta praktik simulasi penanganan kegawatdaruratan di dalam ambulans.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, dr. Agus Tri Widiyantara, M.M.R., berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para driver ambulans sehingga proses penanganan dan rujukan pasien gawat darurat dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai prosedur.
Melalui diskusi interaktif, seluruh jejaring ambulans juga berkomitmen memperkuat koordinasi dan komunikasi dalam mendukung sistem rujukan yang lebih efektif. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya RSUD Panembahan Senopati Bantul untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kegawatdaruratan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis.
Sebagai penutup, para peserta mengikuti praktik simulasi penanganan kegawatdaruratan secara langsung bersama tim RSUD Panembahan Senopati Bantul dan PERDATIN DIY. Melalui simulasi ini, peserta mempraktikkan teknik Bantuan Hidup Dasar, stabilisasi pasien, serta penanganan awal sebelum proses rujukan. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memperkuat jejaring ambulans dan meningkatkan mutu pelayanan kegawatdaruratan bagi masyarakat.


